Minggu, 16 November 2014

Penghapusan Kolom Agama dari KTP Indonesia

Sahabat, beberapa waktu ini kita mendengar Mendagri Pemerintahan sekarang ingin menghilangkan kolom agama dari KTP kita.

Hal ini sangat-sangat membuat saya kecewa. Kita yang beragama islam bernegara karena beragama. Namun orang-orang sekuler dan liberal, mereka beragama karena bernegara. Sehingga kita yang muslim tidak bisa dan tidak mau jika identitas kita sebagai seorang muslim dalam bernegara dihilangkan.

Novus Ordo Seclorum, dari situlah misi orang-orang liberal dan sekuler yang ingin memisahkan agama dalam bernegara. Sehingga perlahan orang mulai meninggalkan agamanya dalam bernegara. Hal ini perlahan tanpa kita sadari akan mulai membuat orang-orang kesulitan menjalankan ritual agamanya.

Jangan heran kalau nanti perlahan mesjid-mesjid mulai diruntuhkan dan hal itu sudah mulai dari sekarang. Mesjid-mesjid tidak boleh pakai pengeras suara. Sholat Jumat dipersulit. Muslim akan semakin dijauhkan dari islam. Seperti di Turki ketika sekularisme mulai masuk ke pemerintahannya.

Biasanya orang-orang liberal dan sekuler mereka berusaha memunculkan prestasi duniawi dan mengesampingkan agama. Sehingga banyak masyarakat yang akhirnya berkesimpulan, gak penting berkerudung yang penting kerjanya bagus. Gak penting agamanya apa, yang penting prestasinya bagus. Hal ini tanpa terasa akan semakin memisahkan agama dari kehidupan.

Presiden Soekarno dengan tegas menggunakan pancasila untuk menjaga kerukunan agama di Indonesia. Dengan menomorsatukan sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya Bangsa ini menomorsatukan agama diatas segalanya dengan jelas melalui Pancasila.

Jadi jika ada yang ingin menghilangkan kolom agama dalam KTP, maka sama saja dengan ingin menghilangkan sila pertama Pancasila. Dengan kata lain, sama saja dengan Merubah Pancasila. Dan dulu di awal kemerdekaan negeri ini, ada satu kaum yang ingin mengubah Pancasila tersebut.

Maka kita sebagai para pemuda, mari mulai kritis dan melihat lebih jeli akan keputusan-keputusan pemerintahan sekarang. Jangan sampai kita berdiam diri. Setidaknya kita awali dengan terus mendoakan pemerintahan sekarang agar diberikan hidayah oleh Allah agar setiap kebijakannya Allah bimbing.

Semoga Mental Pancasila kita tidak berevolusi ke Mental yang lain.



Edvan Muhammad Kautsar
Motivator | Entrepreneur | Author
Twitter: @EdvanMKautsar | FB: Edvan M Kautsar Official | IG: edvanmkautsar
http://edvanmkautsar.com
Mengundang sebagai pembicara: 0812 9333 7663 / 0812 1040 2448
 
Artikel Motivasi Terbaru
Lihat artikel motivasi lainnya disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar